Jumat, 29 Agustus 2025

Untuk Stabilkan Harga, Bulog: Jagung Pakan Impor Akan Langsung Disalurkan ke Peternak

Sebanyak 20 ribu ton jagung pakan impor telah tiba Pelabuhan Teluk Lamong Surabaya dari Vietnam.

dok. Bulog
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso memantau kedatangan kapal pertama pengangkut jagung pakan impor. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Endrapta Pramudhiaz

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 20 ribu ton jagung pakan impor telah tiba Pelabuhan Teluk Lamong Surabaya dari Vietnam. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso memastikan jagung pakan impor ini akan segera disalurkan untuk menstabilkan harga pakan di peternak.

Adapun sebelumnya pemerintah melalui Badan Pangan Nasional menugaskan Perum Bulog untuk mengimpor jagung pakan sebanyak 500 ribu ton.

Impor dilakukan secara bertahap guna mengatasi defisit produksi pada kuartal IV 2023.

"Ini merupakan kedatangan perdana dari penugasan tahap pertama sejumlah 250 ribu ton. Total penugasan yang diberikan kepada Bulog sebanyak 500 ribu ton” kata Buwas, sapaan akrabnya, dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (16/11/2023).

Selanjutnya, Buwas mengatakan jagung pakan impor ini akan segera dijual ke peternak. Peternak akan mendapatkan harga sesuai dengan yang telah ditetapkan pemerintah.

"Kami sudah mengantongi daftar peternak yang akan mendapat jagung pakan ini dan kami optimis dengan impor ini harga jagung pakan bisa segera turun", ungkap Buwas.

Baca juga: DPR Minta Kemendag Atasi Harga Pakan Ternak, Solusinya Tidak Selalu Impor

Rata-rata harga jagung pakan di tingkat peternak secara nasional saat ini di atas Rp7.000 per kilogram.

Padahal, pemerintah menetapkan harga acuan penjualan (HAP) jagung pakan di tingkat peternak sebesar Rp 5.000 per kilogram.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan