Harga Saham
Investor Asing Borong 10 Saham Saat IHSG Ambruk, Analis Beberkan Pilihan Perdagangan Hari Ini
IHSG masih rawan koreksi, namun peluang penguatan terbatas terbuka dengan sejumlah saham rekomendasi untuk dicermati.
Ringkasan Berita:
- IHSG ditutup anjlok 4,88 persen ke level 7.922,73 dengan tekanan jual mendominasi perdagangan.
- Di tengah pelemahan, investor asing mencatatkan net buy Rp 654,94 miliar dengan BBCA menjadi saham teratas.
- Analis menilai IHSG masih rawan koreksi, namun peluang penguatan terbatas terbuka dengan sejumlah saham rekomendasi untuk dicermati.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pada perdagangan Senin (2/2/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 406,87 poin atau 4,88 persen ke posisi 7.922,73.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), sepanjang perdagangan kemarin, IHSG bergerak pada rentang 7.820,22 hingga 8.313,05.
Adapun total volume transaksi saham di BEI mencapai 49,64 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 28,34 triliun.
Baca juga: IHSG Kembali Ambles, OJK: Indeks Regional Juga Minus, Tolong Jangan Panik
Sebanyak 720 saham melemah, 58 saham menguat dan 36 saham stagnan.
Di tengah kejatuhan IHSG, investor asing justru masih mencatatkan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 654,94 miliar di seluruh pasar.
Berikut 10 saham net buy terbesar asing pada Senin:
1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 427,48 miliar
2. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) Rp 158,04 miliar
3. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 133,47 miliar
4. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 123,72 miliar
5. PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) Rp 94,53 miliar
6. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 77,11 miliar
7. PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) Rp 72,76 miliar
8. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) Rp 71,77 miliar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/IHSG-Kembali-Melemah-Pada-Penutupan-Perdagangan_20260202_211427.jpg)