Breaking News:
DPR RI

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Berzakat untuk Mahasiswa Terdampak Covid-19

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily turut prihatin terhadap dampak virus Corona (Covid-19) terhadap dunia pendidikan, termasuk kepada ma

istimewa
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily menyalurkan ribuan sembako bagi warga terdampak Covid-19 di Kabupaten Bandung dan Bandung Barat. Adapun penyaluran sembako digelar secara simbolis di Kelurahan Warga Mekar, Bale Endah, Bandung, Kamis (23/4). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily turut prihatin terhadap dampak Covid-19 terhadap dunia pendidikan, termasuk kepada mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Ia pun teringat kejadian ini seperti peristiwa krisis tahun 1998 silam di Tanah Air.

Hal itu disampaikan Ace Hasan saat menyerahkan bantuan dari Gugus Tugas Penangganan Covid 19 Kementerian Agama RI bagi mahasiswa terdampak Covid, Jumat (22/5/2020) di Aula Madya UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Baca: Menurut Komisi XI DPR, Menkeu Dinilai Tak Hormati Kesepakatan Politik

Turut hadir dalam acara itu, PLT Sekretaris Jenderal Kemenag RI, Nizar Ali. Bantuan tersebut langsung diterima Rektor UIN Jakarta, Amany Lubis, Direktur Social Trust Fund (STF) UIN Jakarta Amelia Fauziah dan Dekan Fakultas Kedokteran UIN Jakarta Hari Hendarto.

Bagi Ace Hasan, dunia pendidikan tidak boleh terhenti akibat Covid-19 ini. Kampus harus tetap berjalan walaupun dengan pembelajaran melalui daring.

“Saya tidak ingin mahasiswa ada yang drop out gara-gara Covid-19. Kemajuan peradaban manusia karena pendidikannya. Karena itu tak boleh terhenti akibat pandemi ini,” tegas Ace Hasan yang juga alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini. 

Baca: Komisi VIII DPR: Indonesia Punya Modal Sosial Besar Lawan Covid-19

"Saya dan keluarga saya juga zakat fitrah dan zakat mal melalui Social Trust Fund (STF) UIN Jakarta. Untuk zakat mal saya, selain melalui STF UIN, saya bagikan juga di dapil saya dan kampung halaman di Pandeglang. Dalam kondisi seperti ini saya ingat ketika 1998. Saat itu masa sulit karena krisis," ujar politisi Partai Golkar ini.

Baca: DPR Tak Setuju Kelas Peserta BPJS Kesehatan Dihapus, Tingkatkan Kualitas Layanannya Saja Dulu

Sementara itu, Rektor UIN Jakarta Amany Lubis menyampaikan, selama menghadapi Covid-19, pihak kampus telah berupaya kooperatif terhadap pencegahan penularan virus Covid-19.

Ia tidak hanya meminta bantuan dari luar, tetapi juga dari unsur pegawai untuk menggalang bantuan. Ia pun juga mengucapkan terima kasih kepada Ace Hasan yang turut berkontribusi dalam membantu masyarakat melalui STF UIN Jakarta. (*)

Berita Populer
Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved