Minggu, 31 Agustus 2025

Konflik Palestina Vs Israel

12 Fakta Gencatan Senjata Israel-Hamas, Tukar Tawanan hingga Larangan Rayakan Pembebasan

Berikut ini fakta-fakta mengenai gencatan senjata sementara antara Israel-Hamas, yang berlangsung selama 4 hari.

AFP/HENRY NICHOLLS
Para pengunjuk rasa memegang plakat saat mereka memblokir pintu masuk pabrik BAE Systems selama protes 'Pekerja untuk Palestina Merdeka', menyerukan diakhirinya penjualan senjata ke Israel, dan mendukung gencatan senjata segera antara Israel dan Hamas, dekat Rochester, tenggara Inggris pada 10 November 2023. (HENRY NICHOLLS / AFP) 

- 150 tahanan warga Palestina yang terdiri dari wanita dan anak-anak akan dibebaskan dari penjara-penjara Israel.

Sekretaris Jenderal Hizbullah, Sayyed Hassan Nasrallah menjamu wakil ketua gerakan Hamas di Jalur Gaza, Khalil Al-Hayya dan pejabat Hamas Osama Hamdan, Rabu (22/11/2023). Pertemuan digelar tak lama setelah Israel setuju gencatan senjata dalam perang Gaza melawan Hamas.
.
Sekretaris Jenderal Hizbullah, Sayyed Hassan Nasrallah menjamu wakil ketua gerakan Hamas di Jalur Gaza, Khalil Al-Hayya dan pejabat Hamas Osama Hamdan, Rabu (22/11/2023). Pertemuan digelar tak lama setelah Israel setuju gencatan senjata dalam perang Gaza melawan Hamas. . (Hizbullah Media Office)

11. Status pertempuran

Pertanyaan pun dilontarkan kepada Kepala perundingan Qatar Mohammed Al-Khulaifi terkait status dan aktivitas bersenjata dalam perjanjian gencatan senjata.

"Tidak ada serangan apa pun yang akan terjadi. Tidak ada gerakan militer, tidak ada ekspansi. Tidak ada apa-apa," tegasnya.

Baca juga: Israel-Hamas Sepakat Gencatan Senjata Sementara, Joe Biden Puji Netanyahu, Singgung soal Sandera AS

Hamas mengatakan bahwa Israel setuju untuk tidak menyerang atau menangkap siapa pun di Gaza.

"Orang-orang dapat bergerak bebas di sepanjang Jalan Salah al-Din, jalan utama di mana banyak warga Palestina meninggalkan Gaza utara, tempat Israel melancarkan invasi darat," terang Hamas.

Hamas juga mengatakan bahwa sayap bersenjatanya dan semua "faksi Palestina" lainnya akan menghentikan "semua aktivitas militer" ketika gencatan senjata mulai berlaku.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sesaat sebelum mengikuti rapat kabinet di Tel Aviv, Jumat, (20/10/2023).
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sesaat sebelum mengikuti rapat kabinet di Tel Aviv, Jumat, (20/10/2023). (BRENDAN SMIALOWSKI / AFP)

12. Apakah ini akhir dari perang Israel-Hamas?

Mungkin tidak.

Meskipun negara-negara seperti Qatar, kelompok kemanusiaan, dan para pemimpin dunia telah menyatakan harapan bahwa gencatan senjata tersebut dapat membuka jalan bagi gencatan senjata jangka panjang, baik Israel maupun Hamas telah menyatakan niat mereka untuk terus melanjutkan konflik tersebut.

Pekan ini, Netanyahu mengatakan kesepakatan itu merupakan jeda, bukannya akhir perang.

"Kami sedang berperang, dan kami akan melanjutkan perang," katanya.

"Kami akan melanjutkannya sampai kami mencapai semua tujuan kami," ucap Netanyahu.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan