Konflik Palestina Vs Israel
12 Fakta Gencatan Senjata Israel-Hamas, Tukar Tawanan hingga Larangan Rayakan Pembebasan
Berikut ini fakta-fakta mengenai gencatan senjata sementara antara Israel-Hamas, yang berlangsung selama 4 hari.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Garudea Prabawati
- 150 tahanan warga Palestina yang terdiri dari wanita dan anak-anak akan dibebaskan dari penjara-penjara Israel.

11. Status pertempuran
Pertanyaan pun dilontarkan kepada Kepala perundingan Qatar Mohammed Al-Khulaifi terkait status dan aktivitas bersenjata dalam perjanjian gencatan senjata.
"Tidak ada serangan apa pun yang akan terjadi. Tidak ada gerakan militer, tidak ada ekspansi. Tidak ada apa-apa," tegasnya.
Baca juga: Israel-Hamas Sepakat Gencatan Senjata Sementara, Joe Biden Puji Netanyahu, Singgung soal Sandera AS
Hamas mengatakan bahwa Israel setuju untuk tidak menyerang atau menangkap siapa pun di Gaza.
"Orang-orang dapat bergerak bebas di sepanjang Jalan Salah al-Din, jalan utama di mana banyak warga Palestina meninggalkan Gaza utara, tempat Israel melancarkan invasi darat," terang Hamas.
Hamas juga mengatakan bahwa sayap bersenjatanya dan semua "faksi Palestina" lainnya akan menghentikan "semua aktivitas militer" ketika gencatan senjata mulai berlaku.

12. Apakah ini akhir dari perang Israel-Hamas?
Mungkin tidak.
Meskipun negara-negara seperti Qatar, kelompok kemanusiaan, dan para pemimpin dunia telah menyatakan harapan bahwa gencatan senjata tersebut dapat membuka jalan bagi gencatan senjata jangka panjang, baik Israel maupun Hamas telah menyatakan niat mereka untuk terus melanjutkan konflik tersebut.
Pekan ini, Netanyahu mengatakan kesepakatan itu merupakan jeda, bukannya akhir perang.
"Kami sedang berperang, dan kami akan melanjutkan perang," katanya.
"Kami akan melanjutkannya sampai kami mencapai semua tujuan kami," ucap Netanyahu.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.