Minggu, 31 Agustus 2025

Konflik Iran Vs Israel

Puluhan Rudal di Iran Selatan Dalam Bidikan, Israel Klaim Kuasai Langit Teheran 3 Hari Beruntun

Setelah serangan ke reaktor Arak di Iran Barat, Israel mengincar fasilitas lain Iran di Fordow, tempat puluhan peluncur rudal yang ditujukan ke Israel

Photo: IDF Spokesperson's Unit
SERANG IRAN - Jet tempur Angkatan Udara Israel bersiap melakukan serangan udara ke Iran. Dalam tiga hari terakhir per Jumat (20/6/2025), Israel mengklaim sudah menguasai wilayah udara Teheran. 

"Ini untuk memungkinkan serangan "siaga" yang dilakukan secara lokal dan hemat biaya, alih-alih operasi "siaga" jarak jauh yang menggunakan persenjataan mahal," kata laporan tersebut.

RUDAL BALISTIK - Tangkapan layar video yang dirilis militer Iran yang menunjukkan rudal yang dikatakannya akan digunakan untuk menyerang Israel, dalam eskalasi baru konfrontasi yang sedang berlangsung antara kedua negara. Iran, Rabu (18/6/2025) menyatakan juga bersiap menyerang Pangkalan Militer Amerika Serikat (AS) jika negara tersebut ikut membantu Israel.
RUDAL BALISTIK - Tangkapan layar video yang dirilis militer Iran yang menunjukkan rudal yang dikatakannya akan digunakan untuk menyerang Israel, dalam eskalasi baru konfrontasi yang sedang berlangsung antara kedua negara. Iran, Rabu (18/6/2025) menyatakan juga bersiap menyerang Pangkalan Militer Amerika Serikat (AS) jika negara tersebut ikut membantu Israel. (khaberni/tangkap layar)

Targetkan Sistem Peluncur Rudal Iran

Menurut klaim IDF, Iran Barat sudah berada di bawah kendali udara Israel yang terus-menerus, dengan serangan harian yang ditujukan untuk menutup terowongan peluncuran rudal Iran guna memblokir serangan lebih lanjut . 

Menurut intelijen IDF, prioritasnya bukanlah menghancurkan setiap rudal balistik—yang jumlahnya ribuan di Iran—tetapi menargetkan sistem peluncurannya.

Banyak dari peluncur ini, menurut temuan IDF, disembunyikan di Iran tenggara.

"Angkatan Udara Israel bertujuan untuk menggunakan momentum ini untuk melucuti ancaman SAM dari area ini, sehingga meningkatkan kemampuan deteksi dan serangan terhadap peluncur ini," kata laporan tersebut.

Perkiraan IDF menunjukkan bahwa sekitar setengah dari peluncur rudal permukaan-ke-permukaan Iran telah dihancurkan.

"Kebijakannya jelas: "Apa yang teridentifikasi akan diserang," menggunakan upaya gabungan antara jet tempur dan UAV besar yang terus berpatroli di area yang sangat penting di bawah komando intelijen," kata pernyataan IDF dilansir Ynet.

Penerbang Angkatan Udara A.S. dan anggota militer Israel membongkar kargo dari C-17 Globemaster III Angkatan Udara A.S. di landasan di Pangkalan Nevatim, Israel, 15 Oktober 2023.
Penerbang Angkatan Udara A.S. dan anggota militer Israel membongkar kargo dari C-17 Globemaster III Angkatan Udara A.S. di landasan di Pangkalan Nevatim, Israel, 15 Oktober 2023. (Kredit Foto: Angkatan Udara A.S. oleh Penerbang Senior Edgar Grimaldo)

Logistik dan Kargo Militer AS dan Jerman Buat Israel

Pada Rabu, Iran mengklaim telah menembak jatuh UAV Israel lainnya.

Sementara itu, sumber-sumber AS melaporkan bahwa persediaan rudal pencegat Arrow milik Israel hampir habis.

Minggu ini, untuk pertama kalinya, IDF juga menggunakan rudal “LARD” milik Angkatan Laut yang sangat canggih (dan mahal) dari sistem pertahanan Barak Magen (Lightening Shield) untuk mencegat pesawat nirawak Iran.

Kementerian Pertahanan Israel mengonfirmasi pada Rabu kalau beberapa pesawat kargo telah mendarat sebagai bagian dari pengangkutan udara logistik militer yang sedang berlangsung. 

Sejak dimulainya operasi melawan Iran, 14 pesawat kargo telah tiba, meskipun dengan kecepatan yang lebih lambat dibandingkan dengan upaya dukungan global pasca-7 Oktober.

Tidak seperti perang sebelumnya dengan Hamas, kementerian tersebut merahasiakan rincian tentang asal dan isi bantuan ini, dan hanya mengungkapkan bahwa misi dari Jerman dan AS terlibat.

Kerahasiaan tersebut sedemikian rupa sehingga kementerian tersebut bahkan mengaburkan tanda-tanda pesawat untuk menyembunyikan kapal induk yang beroperasi.

"Dipercaya secara luas bahwa sebagian besar dukungan ini ditujukan untuk mempertahankan kampanye udara Israel melawan Iran selama berminggu-minggu atau lebih lama," kata laporan itu.

Halaman
123
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan