Sabtu, 30 Agustus 2025

Konflik Iran Vs Israel

10 Sistem Pertahanan Udara Terbaik di Dunia, Sistem Apa yang Dimiliki Indonesia?

Inilah 10 sistem pertahanan udara terbaik di dunia, sistem apa yang dimiliki Indonesia?

|
Tangkap layar video YouTube ABC News
SISTEM PERTAHANAN TERBAIK - Tangkap layar video YouTube ABC News berjudul How does Israel’s Iron Dome defense system work? yang diambil pada 20 Juni 2025, memperlihatkan ilustrasi cara kerja sistem Iron Dome. Inilah 10 sistem pertahanan udara terbaik di dunia, sistem apa yang dimiliki Indonesia? 

Mengisi celah antara Iron Dome dan sistem Arrow, David’s Sling mampu menangani rudal balistik jarak menengah hingga jauh.

Sistem ini menggunakan rudal pencegat Stunner dengan jangkauan hingga 300 kilometer dan ketinggian sekitar 15 kilometer.

1. S-400 Triumph

S-400 Triumph adalah sistem pertahanan udara paling kuat di dunia saat ini.

Dikembangkan oleh Almaz Central Design Bureau Rusia, sistem ini mengintegrasikan radar, sistem pelacakan, rudal antipesawat, serta pusat komando dalam satu kesatuan.

S-400 dapat menghadapi berbagai jenis ancaman, termasuk pesawat siluman dan rudal jelajah, dengan ketinggian maksimum 56 kilometer.

Rudal pencegat utamanya, seperti 48N6E3 dan 40N6E, memungkinkan penanganan target kecepatan tinggi dan jarak jauh.

Rusia juga telah mulai mengirimkan sistem ini ke Iran, dan India termasuk negara yang telah mengintegrasikannya ke dalam sistem pertahanannya.

Rusia kini juga sedang mengembangkan versi yang lebih canggih, S-500 Prometheus, dengan jangkauan hingga 600 kilometer dan kemampuan antirudal balistik yang lebih superior.

Versi StudyIQ (dalam bentuk tabel)

StudyIQ juga merilis daftar sistem pertahanan udara paling canggih di dunia.

Baca juga: Bagaimana Rudal Iran Bisa Tembus Iron Dome dan Pertahanan Udara Canggih Israel?

Hasilnya serupa dengan versi FAIR, namun disajikan dalam bentuk tabel.

Berikut daftarnya.

Peringkat Sistem Pertahanan Udara Negara Asal Jangkauan Maksimum Ketinggian Maksimum Kecepatan Pencegat Fitur Utama
1 S-400 Triumph Rusia 400 km 56 km Mach 14 Pelacakan dan keterlibatan multi-target secara simultan
2 THAAD Amerika Serikat 200 km 150 km Mach 8+ Pertahanan rudal balistik serang-bunuh dalam fase terminal
3 David’s Sling Israel/AS 300 km ~15 km Mach 7+ Intersepsi presisi menggunakan rudal Stunner canggih
4 Patriot PAC-3 Amerika Serikat 160 km 24 km Mach 5 Sistem yang telah teruji dalam pertempuran dengan rudal pencegat berpemandu radar
5 S-300VM/Antey-2500 Rusia 250 km 30 km Mach 7+ Pertahanan rudal balistik dan jelajah bergerak
6 Aster 30 SAMP/T Prancis/Italia 120 km 25 km Mach 4.5 Cakupan 360 derajat dengan pencegat kelincahan tinggi
7 HQ-9 China 200 km 27 km Mach 4.2 Sistem jarak jauh dengan radar array bertahap
8 MEADS AS/Jerman/Italia 100 km 20 km Mach 4+ Pertahanan 360 derajat yang modular dan mobile, dapat dioperasikan oleh NATO
9 Barak-8 India/Israel 100 km 20 km Mach 2+ Kompatibilitas platform darat dan laut dengan pencari radar aktif
10 Iron Dome Israel 70 km ~10 km Mach 2.2 Sistem intersepsi jarak pendek paling sukses di dunia

Sistem Pertahanan Udara Indonesia

Bagaimana dengan Indonesia? Apakah Indonesia juga memiliki sistem pertahanan udara canggih seperti negara-negara di atas?

Mengutip artikel di situs resmi Kementerian Pertahanan RI, kemhan.go.id, tertanggal 16 April 2021, TNI Angkatan Udara (TNI AU) pernah dipersenjatai dengan peluru kendali (rudal) SAM 75 buatan Uni Soviet pada era 1960-an.

Namun, rudal SAM 75 resmi dinonaktifkan pada awal tahun 1980-an.

Sebagai pengganti, TNI AU memutuskan untuk menambahkan sistem pertahanan udara NASAMS guna memperkuat pertahanan udara nasional.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan