Minggu, 31 Agustus 2025

Konflik Iran Vs Israel

Trump Umumkan Gencatan Senjata Iran–Israel, Tapi Dunia Ingat Rekam Jejak Kebohongan dan Tipu Daya

Trump umumkan gencatan senjata Iran-Israel. Dunia skeptis, mengingat rekam jejak kebohongan Trump yang panjang.

|
Penulis: Gita Irawan
Editor: Glery Lazuardi
Kolase Foto Khamenei.Ir, Facebook The White House, Faceboook PM Israel
IRAN-ISRAEL TRENDING DI MEDSOS - Ali Khamenei, Donald Trump, dan Benyamin Netanyahu. Nama tiga pemimpin negara ini menjadi topik yang trending di media sosial menyusul ketegangan Iran-Israel serta serangan intervensi AS. Donald Trump mengklaim Iran dan Israel sepakat damai. Dunia bertanya-tanya, apakah ini perdamaian atau tipu daya politik? 

Trump Umumkan Gencatan Senjata Iran–Israel, Tapi Dunia Ingat Rekam Jejak Kebohongan dan Tipu Daya

TRIBUNNEWS.COM, TEHERAN - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Iran dan Israel telah sepakat mengakhiri perang melalui gencatan senjata total.

Pernyataan itu ia buat pada Senin malam, 23 Juni 2025, lewat media sosial miliknya.

Namun, banyak pihak menanggapi pengumuman tersebut dengan skeptis.

Salah satunya adalah analis Timur Tengah Omar Rahman yang menyebut pengumuman Trump "penuh celah" dan "minim kejelasan".

Baca juga: BREAKING NEWS: Donald Trump Umumkan Israel dan Iran Sepakat Gencatan Senjata

Analis Ragukan Klaim Trump soal Gencatan Senjata

Dalam laporan Al Jazeera, Omar Rahman menekankan tidak adanya penjelasan detail, termasuk proses negosiasi dan langkah lanjutan usai gencatan senjata.

Bahkan, ia menyebut Trump pernah melakukan "penipuan" serupa sebelumnya, mengatasnamakan Israel.

Rahman menyoroti inkonsistensi Trump yang sebelumnya menyatakan akan memutuskan dalam dua pekan apakah akan bergabung dengan Israel untuk menyerang Iran, tetapi justru menyerang dua hari kemudian.

"Kalau ini gencatan senjata terakhir, apakah akan mengakhiri perang? Tentu saja tidak," kata Rahman.

Baca juga: Balas Peringatan Israel di Teheran, Iran Kini Serukan Evakuasi Warga di Tel Aviv

Respons Iran Terhadap Pernyataan Donald Trump 

Penasihat Ketua Parlemen Iran, Mahdi Mohammadi, dilaporkan telah merespons pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pads Senin (23/6/2025) waktu setempat bahwa Israel dan Iran telah sepakat untuk melakukan gencatan senjata.

Dilansir dari Tehran Times, Mahdi mengatakan AS dan Israel telah berbohong terkait hal tersebut.

Ia mengatakan tujuannya adalah untuk menurunkan kewaspadaan Iran.

"AS dan Israel berbohong. Mereka ingin Iran menurunkan kewaspadaannya sehingga mereka dapat meningkatkan ketegangan," tulisnya di X dilansir dari Tehran Times, Selasa (24/6/2025).

Halaman
123
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan