Rabu, 13 Mei 2026

5 Populer Internasional: Dugaan Kebocoran Minyak Pulau Kharg - Trump Minta Bantuan China soal Iran

Rangkuman berita populer internasional, di antaranya citra satelit menunjukkan dugaan tumpahan minyak di Pulau Kharg, namun Iran membantah

Tayang:
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Endra Kurniawan

"Uni Emirat Arab dilaporkan terlibat langsung dalam operasi militer terhadap Iran di tengah meningkatnya konflik kawasan Timur Tengah," ungkap sejumlah sumber kepada The Wall Street Journal, Selasa (12/5/2026).

Abu Dhabi kini menjadi salah satu pihak aktif dalam perang melawan Teheran setelah sebelumnya menahan diri karena enggan konflik meluas dan menghasilkan kerusakan parah terhadap sumber ekonomi mereka.

Namun, seiring tak meredanya serangan Iran, UEA dilaporkan memutuskan untuk terlibat langsung dalam perang.

Menurut laporan tersebut, salah satu operasi UEA adalah serangan terhadap kilang minyak di Pulau Lavan, Iran, yang berada di kawasan Teluk Persia.

Serangan disebut terjadi pada awal April, bertepatan dengan pengumuman gencatan senjata oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump setelah kampanye udara selama lima pekan.

Serangan itu memicu kebakaran besar dan mengganggu kapasitas produksi kilang selama berbulan-bulan.

Iran saat itu mengakui fasilitas tersebut terkena serangan yang disebut sebagai “serangan musuh”.

Sebagai balasan, Teheran meluncurkan gelombang rudal dan drone ke wilayah UEA dan Kuwait.

Salah satu sumber menyebut AS tidak melarang serangan tersebut karena gencatan senjata saat itu belum sepenuhnya berlaku. 

BACA SELENGKAPNYA >>>

5. Mengenal 41 Jenis Hantavirus: Virus Andes yang Menyebar di Kapal Pesiar, Seoul yang Ada di Indonesia

Hantavirus merupakan kelompok besar virus yang menyebar tanpa gejala pada hewan pengerat, pemakan serangga, dan kelelawar, tetapi terkadang dapat menyebabkan penyakit pada manusia.

Hantavirus termasuk dalam genus Orthohantavirus, famili Hantaviridae, dan ordo Bunyavirales.

Beberapa jenis hantavirus cenderung menyebabkan penyakit ringan dengan tingkat kesembuhan tinggi.

Namun, ada juga yang dapat menyebabkan penyakit serius dengan tingkat kematian mencapai 30 persen atau lebih.

Infeksi hantavirus pada manusia cukup umum ditemukan di beberapa wilayah Asia, Eropa, dan Amerika Selatan, tetapi lebih jarang terjadi di Amerika Utara.

Mengutip publikasi bersama yang disusun oleh The Center for Food Security & Public Health (CFSPH), Institute for International Cooperation in Animal Biologics (IICAB), Iowa State University, World Organisation for Animal Health, dan USDA yang diterbitkan pada 2018, hingga tahun 2017 terdapat 41 spesies hantavirus yang telah diakui secara resmi.

Namun, masih terdapat perdebatan mengenai virus mana yang layak dikategorikan sebagai spesies berbeda.

Sejumlah virus lain juga telah ditemukan meski belum diklasifikasikan.

Berbagai jenis hantavirus umumnya dikaitkan dengan dua sindrom klinis utama pada manusia, yaitu demam berdarah dengan sindrom ginjal (HFRS) dan sindrom paru atau kardiopulmoner hantavirus (HPS).

Meski demikian, pembagian tersebut tidak bersifat mutlak. Virus yang biasanya dikaitkan dengan HFRS juga dapat berhubungan dengan HPS, begitu pula sebaliknya.

Beberapa hantavirus tidak diketahui bersifat patogen bagi spesies apa pun.

BACA SELENGKAPNYA >>>

(Tribunnews.com)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved