Minggu, 17 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Sistem Tangki Bahan Bakar AS Disusupi Peretas, Iran Dituduh sebagai Dalang

Pejabat AS mencurigai peretas Iran menyusup ke sistem pemantauan tangki bahan bakar yang tidak dilindungi kata sandi.

Tayang:

Pada awal Maret 2026, Handala menyerang Stryker, perusahaan teknologi medis berbasis di Michigan yang memproduksi peralatan rumah sakit yang digunakan lebih dari 150 juta pasien di seluruh dunia.

Serangan tersebut dilaporkan menghapus data dari lebih dari 200.000 perangkat karyawan di 79 negara.

Aksi itu juga disebut mengganggu operasional bisnis Stryker dan memaksa sejumlah rumah sakit menunda operasi.

Handala menyebut serangan tersebut sebagai balasan atas serangan rudal AS terhadap sebuah sekolah di Iran.

Dua pekan kemudian, Handala menerbitkan informasi identitas pribadi (personally identifiable information/PII) yang diduga milik 28 insinyur kontraktor pertahanan Lockheed Martin di Israel.

Kelompok itu mempublikasikan nama dan alamat rumah mereka, serta mengklaim telah memperingatkan para insinyur tersebut agar meninggalkan Israel atau berisiko menjadi target serangan rudal.

2. Handala disebut sebagai kelompok samaran MOIS Iran

Menurut Departemen Kehakiman AS, Handala merupakan salah satu dari sejumlah persona aktivis peretas yang dijalankan oleh MOIS Iran.

MOIS menggunakan kelompok samaran untuk menciptakan penyangkalan serta menyembunyikan keterlibatan langsung Iran dalam operasi siber.

Strategi tersebut juga dinilai membantu melindungi pemerintah Iran dari kemungkinan pembalasan.

Selain itu, kelompok samaran seperti Handala dapat dengan mudah ditinggalkan apabila sudah teridentifikasi, didakwa, atau dikenai sanksi internasional.

3. Handala memanfaatkan celah keamanan sederhana

Serangan Handala disebut tidak bergantung pada teknologi yang sangat canggih.

Untuk membobol email pribadi Direktur FBI Kash Patel, kelompok tersebut diduga hanya memanfaatkan nama pengguna dan kata sandi hasil kebocoran data lama yang tersedia di basis data publik.

Karena tidak mampu menembus jaringan sensitif secara bebas, kelompok ini lebih sering menyasar target yang dinilai mudah diretas.

Iran kemungkinan tidak memiliki kepentingan strategis langsung terhadap perusahaan medis seperti Stryker, tetapi memanfaatkan lemahnya keamanan organisasi tersebut untuk menciptakan dampak besar.

4. Handala menguji taktiknya di Israel sebelum menyerang Amerika

Handala disebut menggunakan metode yang sebelumnya telah mereka asah saat menyerang target di Israel.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved