Selasa, 28 April 2026

Hati-Hati, RSV Bisa Picu Gagal Jantung hingga Serangan Jantung pada Lansia

Di tengah meningkatnya kasus penyakit saluran napas, Respiratory Syncytial Virus (RSV) kembali menjadi sorotan dunia medis. 

Tayang:
dok. Nakita/Ipoel
ILUSTRASI SESAK NAPAS - BAGI jutaan orang, aktivitas sederhana seperti berjalan kaki atau naik tangga bisa menjadi perjuangan berat akibat sesak napas yang membatasi ruang gerak mereka. Di tengah meningkatnya kasus penyakit saluran napas, Respiratory Syncytial Virus (RSV) kembali menjadi sorotan dunia medis.  

Angka kematian itu terlihat kecil, tetapi dalam skala populasi dunia, dampaknya sangat signifikan.

“Itu sebabnya kenapa dunia menjadi concern dengan RSV ini dan Indonesia juga harus jadi concern,” tambahnya.

 

Lansia: Kelompok yang Paling Diam-Diam Terpukul

Walaupun banyak yang mengira RSV hanya berbahaya bagi pasien dengan komorbid, dr. Robert menegaskan bahwa usia lanjut sendiri sudah menjadi faktor risiko berat, sekalipun tanpa penyakit penyerta.

“Pasien lansia sehat sekalipun, kalau terkena RSV. Itu sudah membuat risiko bisa menjadi lebih tinggi untuk masuk ke infeksi berat,” tegasnya.

Penyebabnya bukan hanya virus, tetapi juga dampak tidak langsung seperti:

  • -Turunnya nafsu makan
  • -Dehidrasi
  • -Gangguan nutrisi
  • -Kelemahan fisik

Ketidakmampuan menjaga kebutuhan dasar seperti minum, bergerak, atau mengambil obat


Kondisi-kondisi ini membuat lansia lebih mudah jatuh sakit dan akhirnya membutuhkan perawatan di rumah sakit, bahkan pada kasus infeksi ringan.

Data menunjukkan bahwa lansia di atas 75 tahun memiliki risiko enam kali lipat lebih besar untuk masuk rumah sakit akibat RSV. Risiko dapat meningkat jika ada dua atau lebih penyakit kronis yang menyertai.


*Ketika Lansia Sembuh, Masalah Belum Selesai: Komplikasi Jangka Panjang yang Sering Tak Disadari*

Salah satu aspek RSV yang jarang dibahas adalah dampak jangka panjang. Dr. Robert menjelaskan bahwa infeksi RSV dapat memicu proses pembekuan darah abnormal yang memengaruhi:

  • Pembuluh arteri
  • Pembuluh vena
  • Fungsi jantung
  • Fungsi paru


Konsekuensinya bisa muncul berminggu-minggu setelah pasien dinyatakan sembuh.

Pada pasien lansia, efek ini biasanya jauh lebih berat. Beberapa komplikasi yang sering muncul:

1. Gagal jantung dan gangguan kardiovaskular

Penelitian menunjukkan bahwa pada pasien dengan penyakit jantung bawaan, 25 persen di antaranya mengalami gagal jantung setelah infeksi RSV. Banyak dari mereka sebelumnya berada dalam kondisi stabil.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved