Haruskah Anak Minum Susu? Ini Fakta Ilmiah tentang Manfaat dan Jenis Susu
Susu tetap menjadi sumber nutrisi penting bagi anak karena menyediakan kalsium, protein, yodium, dan zat penting untuk pertumbuhan.
3. Pengelolaan Berat Badan
Berbeda dengan anggapan sebagian orang, susu dapat mendukung berat badan sehat karena kaya protein dan kalsium, yang membantu tubuh merasa kenyang lebih lama.
Penelitian menunjukkan anak-anak dengan konsumsi susu tinggi memiliki risiko lebih rendah mengalami kelebihan berat badan.
Pada orang dewasa, konsumsi susu sesuai rekomendasi juga dikaitkan dengan risiko obesitas yang lebih rendah.
Kekhawatiran Umum Tentang Susu
Beberapa kekhawatiran mengenai susu memang memiliki dasar, tetapi tidak berlaku untuk semua anak.
Alergi dan Intoleransi
Alergi susu sapi hanya dialami sebagian kecil anak dan dapat menyebabkan gejala seperti:
- Gatal atau bentol pada kulit.
- Muntah.
- Sesak napas.
- Eksim yang memburuk.
Anak dengan kondisi ini perlu mendapat pemeriksaan medis dan mungkin harus menghindari susu.
Sementara itu, intoleransi laktosa berbeda. Kondisi ini terjadi ketika tubuh kesulitan mencerna laktosa, yaitu gula alami dalam susu, sehingga dapat menyebabkan:
- Perut kembung.
- Diare.
- Gangguan pencernaan.
Intoleransi laktosa biasanya lebih sering terjadi seiring bertambahnya usia.
Asma dan Lendir
Sebagian orang tua percaya bahwa susu dapat memperburuk asma atau meningkatkan produksi lendir.
Namun, penelitian tidak mendukung anggapan bahwa susu menyebabkan gejala asma.
Susu memang dapat meninggalkan sensasi seperti lapisan di mulut atau tenggorokan yang membuat sebagian orang merasa memiliki lebih banyak lendir, tetapi sebenarnya susu tidak meningkatkan produksi lendir.
Masalah Nutrisi pada Balita
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/MANFAAT-SUSU-Foto-ilustrasi-anak-minum-susu.jpg)