Demo di Jakarta
Kondisi Stasiun MRT Istora Jakarta Pusat Rusak, Alat Pemadam, CCTV hingga Kosmetik Hilang
Beberapa diantaranya terbakar, kaca-kaca tebal dipecahkan, dan dinding stasiun dipenuhi coretan vandalisme.
Penulis:
Alfarizy Ajie Fadhillah
Editor:
Hasanudin Aco
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kondisi Stasiun MRT Istora Mandiri di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, terlihat sangat memprihatinkan, Sabtu (30/8/2025) siang ini.
Pantauan Tribunnews.com pukul 11.06 WIB, enam entrance atau pintu masuk stasiun mengalami kerusakan.
Beberapa diantaranya terbakar, kaca-kaca tebal dipecahkan, dan dinding stasiun dipenuhi coretan vandalisme.
Tak hanya itu, sejumlah fasilitas juga dikabarkan hilang.
Seorang petugas di lokasi menyebutkan, Alat Pemadam Api Ringan (APAR) lenyap dari tempatnya.
Barang-barang di vending machine atau mesin penjual otomatis pun ikut dijarah.
Mulai dari makanan ringan, minuman kemasan, hingga produk kosmetik hilang.
“CCTV juga ada yang hilang, tuh kalau itu kelihatan bukan dirusak, tapi dicopot,” ujar seorang petugas di lokasi.
Baca juga: Demi Keadilan untuk Affan, Andovi da Lopez Demo di DPR: Teman-teman Artis Jangan Diam Doang, Lawan
Hingga siang ini, petugas kebersihan bersama teknisi MRT Jakarta masih berupaya membersihkan area stasiun dan memperbaiki kerusakan akibat ulah oknum tak bertanggung jawab.
Sebelumnya, manajemen MRT Jakarta mengumumkan layanan hanya beroperasi sebagian, yakni rute Lebak Bulus – Blok M BCA.
Sementara perjalanan dari Blok M menuju Bundaran HI ditutup sementara akibat kondisi yang tidak kondusif pasca demo di DPR.
Kondisi serupa juga terjadi pada layanan TransJakarta yang hingga Sabtu pagi masih belum beroperasi sama sekali.
Akibat Demo di Polda Metro Jaya
MRT Jakarta sempat menutup operasional Stasiun Istora Mandiri dan Senayan menyusul eskalasi kericuhan yang dibuat oleh massa aksi unjuk rasa di kawasan Polda Metro Jaya, Jumat malam (29/8/2025) sekitar pukul 21.40 WIB.
Tak jauh dari tempat itu halte TransJakarta dan jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan Polda Metro Jaya juga dibakar oleh para demonstran.
MRT Jakarta (Moda Raya Terpadu Jakarta) adalah sistem transportasi cepat berbasis rel yang beroperasi di wilayah DKI Jakarta.
MRT dirancang untuk mengurangi kemacetan dan mempercepat mobilitas warga ibu kota.
Unjuk rasa di Polda Metro dilakukan oleh mahasiswa dan pengemudi ojek online sebagai bentuk solidaritas terhadap seorang pengemudi ojol yang tewas dilindas mobil kendaraan taktis Brimob Polri.
Demo di Jakarta
Penampakan Polres Jakarta Timur Usai Dibakar Massa: Puluhan Mobil Hangus |
---|
Gas Air Mata Masih Terasa Pekat di Kawasan Semanggi, Pengendara Motor Harus Basuh Muka |
---|
Setelah Maki-maki, Ferry Irwandi Ungkap Dugaan Ahmad Sahroni Kabur ke Singapura |
---|
Satu Nyawa Tak Ada Gantinya, Joko Anwar Harap Tak Ada Lagi Korban Jiwa dalam Unjuk Rasa |
---|
Affan Dilindas Pakai Rantis Brimob, Anggaran Barracuda Polri 2020-2024 Tembus Hampir Rp2 T |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.