Tunjangan DPR RI
Amnesty Internasional Kecam Sikap Berlebihan Polisi Tangani Aksi Demonstrasi
Menurutnya sikap kepolisian yang berujung pada kekerasan dan penangkapan peserta aksi, berlebihan.
Penulis:
Rahmat Fajar Nugraha
Editor:
Hasanudin Aco
Termasuk di gedung DPR RI Jakarta.
Unjuk rasa berlangsung ricuh di depan Gedung DPR/MPR RI pada 25 Agustus 2025.
Aparat menembakkan gas air mata sementara demonstran melempar batu dan botol, dan membakar ban.
Bahkan, terjadi perusakan fasilitas umum seperti pos polisi dan pembatas busway.
Bentrokan tersebut berlangsung hingga malam hari dengan eskalasi yang signifikan.
Pada sore hari ini 28 Agustus 2025, unjuk rasa mahasiswa dan pelajar juga rusuh di gedung DPR Jakarta.
Mereka beralasan menolak kebijakan tunjangan rumah sebesar Rp50 juta untuk anggota DPR serta menuntut keadilan bagi guru honorer.
Tunjangan DPR RI
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Larang Pelajar Ikut Demo di DPR, Minta Guru Awasi |
---|
Mahfud MD Nilai Demo 25 Agustus di Gedung DPR Tak Ada Dalangnya: Itu Organik |
---|
Ketua PBHI Sebut Gaji dan Tunjangan Fantastis DPR RI Isu Sensitif: Tidak Adil dan Tidak Patut |
---|
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo ke RS Polri, Jenguk 9 Pasien Korban Ricuh Unjuk Rasa di DPR |
---|
BEM SI Masih Pertimbangkan Ikut Demo Besar-besaran Besok |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.