Rabu, 13 Mei 2026

Menkeu Purbaya dan Kiprahnya

Menkeu Purbaya vs Dedi Mulyadi soal Dana Pemda di Bank: BI Jelaskan Beda Data Simpanan APBD

Dedi Mulyadi diketahui sempat menantang Menkeu Purbaya untuk membuka data soal simpanan APBD pemda di bank.

Tayang: | Diperbarui:
Tribunnews/Endrapta
PURBAYA VS DEDI MULYADI - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (22/10/2025). Baru-baru ini, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menantang Menkeu Purbaya untuk membuka data soal simpanan APBD pemda di bank. 

Ringkasan Berita:
  • Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, sempat menantang Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa untuk membuka data soal APBD disimpan di bank.
  • Purbaya pun menyarankan Dedi agar mengecek langsung ke BI untuk mengetahui kepastiannya.
  • Hasilnya, Dedi menyebut ada perbedaan nominal simpanan APBD antara yang disampaikan Kemenkeu dengan penjelasan dari BI.

TRIBUNNEWS.com - Baru-baru ini, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menantang Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, untuk buka-bukaan data soal dana pemerintah daerah (pemda) yang disimpan di bank.

Tantangan ini disampaikan Dedi setelah ia mengecek apakah Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menyimpan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Bank Jabar Banten (BJB) dalam bentuk deposito.

"Saya sudah cek, tidak ada yang disimpan dalam (bentuk) deposito. Saya tantang Pak Menkeu untuk membuka data dan faktanya, daerah mana yang menyimpan dana dalam bentuk deposito?" kata Dedi dalam keterangannya, Senin (20/10/2025), dilansir TribunJabar.id.

Menanggapi tantangan itu, Purbaya meminta Dedi untuk mengeceknya langsung ke Bank Indonesia (BI).

Sebab, data soal pemda menyimpan APBD di bank, berasal dari BI.

Purbaya lantas mengungkapkan dugaannya, Dedi telah dibohongi anak buah soal simpanan APBD di bank.

Baca juga: Usai Tantang Menkeu Purbaya, Dedi Mulyadi Bakal Pecat Pegawai Pemprov Jika Simpan Deposito dari APBD

"Tanya aja ke Bank Sentral. Itu kan data dari sana. Harusnya dia cari. Kemungkinan besar anak buahnya juga ngibulin dia loh," kata Purbaya ketika ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2025).

"Pak Dedi tahu semua bank? Dia hanya tahu Jabar saja kan. Saya enggak pernah describe data Jabar kan. Kalau dia bisa turunkan sendiri, saya enggak tahu dari mana datanya."

"Data itu dari sistem keuangan bank sentral. Saya lupa namanya. Di situ ada tuh ada flag-nya. Ada contreng ini data punya siapa, punya pemda, jenisnya apa, deposito, giro, dan lain-lain," sambungnya.

Purbaya sekali lagi menyarankan Dedi untuk mengecek langsung ke BI alih-alih menyuruhnya untuk membuka data.

"Saya bukan pegawai Pemda Jabar. Kalau mau dia periksa, periksa saja sendiri. Itu data dari sistem monitoring BI yang dilaporkan oleh perbankan setiap setiap hari kali ya, setiap beberapa minggu sekali. Itu seperti itu datanya. Jadi jangan Pak Dedi nyuruh saya kerja," urai dia.

Dedi Mulyadi Cek ke BI

Pada Rabu (22/10/2025), Dedi Mulyadi didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jabar, Herman Suryatman, mendatangi BI untuk mengecek kebenaran simpanan APBD Pemprov Jabar di bank.

Di hari yang sama, Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tak ada rencana bertemu dengan Dedi.

Ia mempersilakan Dedi untuk mengecek langsung APBD Pemprov Jabar yang tersimpan di bank, kepada BI.

"Enggak (ada rencana ketemu Dedi). Biar saja mereka ketemu," kata Purbaya ketika ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved