Senin, 13 April 2026

Perjanjian Dagang RI dengan AS

AJI: Agreement on Reciprocal Trade AS Bisa Jadi Lonceng Kematian Pers Indonesia

ART yang disepakati oleh Presiden Prabowo dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump adalah lonceng kematian bagi Pers Indonesia

Sekretariat Presiden
KESEPAKATAN DAGANG - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi menandatangani perjanjian perdagangan di Washington DC Amerika Serikat, pada Kamis, (19/2/2026). AJI Mendesak Presiden Prabowo untuk membatalkan seluruh Agreement on Reciprocal Trade dengan Amerika Serikat. Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang diteken Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pertengahan Februari lalu berpotensi menghancurkan ekosistem pers di Indonesia. 

Oleh karena itu AJI Indonesia bersikap:  

1.     Mendesak Presiden Prabowo untuk membatalkan seluruh Agreement on Reciprocal Trade dengan Amerika Serikat. Penolakan pada perjanjian ini tidak hanya dari kalangan pers, tetapi juga banyak sektor lain.

2.     Mendesak DPR untuk kali ini berpihak pada rakyat, dengan menolak memberi persetujuan pada perjanjian Agreement on Reciprocal Trade ini.

Sebelumnya pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS) resmi menyepakati kerja sama perdagangan melalui penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART) bertajuk “Toward a New Golden Age for the US-Indonesia Alliance”.

Kesepakatan ini merupakan kelanjutan dari perjanjian 22 Juni 2025, yang menurunkan tarif resiprokal Indonesia ke AS dari 32 persen menjadi 19 persen.

Adapun perjanjian ini akan mulai berlaku 90 hari setelah seluruh proses hukum selesai di kedua negara.

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved