Senin, 27 April 2026

Polemik Saiful Mujani

Pernyataan Saiful Mujani Picu Polemik, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Stabilitas Demokrasi

Pernyataan Saiful Mujani yang viral di media sosial memicu perdebatan luas di tengah masyarakat.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Wahyu Aji
Istimewa
KONTROVERSI SAIFUL MUJANI - Managing Partner One Law Firm, R. Surya Nuswantoro, S.H., M.H., 

Bensin (RON 95)
S$ 2,85 (Rp 33.400)
S$ 3,47 (Rp 45.800)
+ 37%

Vietnam

Bensin (RON 95)
20.150 Dong (Rp 12.700)
33.840 Dong (Rp 25.335)
+ 100%

"Berdasarkan data perbandingan global, kenaikan harga bahan bakar di Indonesia relatif lebih terkendali dibandingkan sejumlah negara lain yang mengalami lonjakan signifikan akibat dinamika geopolitik dan pasar energi global," ujarnya.

Meski perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran memengaruhi harga minyak dunia.

Dinamika Demokrasi

Perdebatan atas pernyataan Saiful Mujani mencerminkan dinamika demokrasi di Indonesia, di mana ruang kebebasan berekspresi berjalan beriringan dengan penegakan hukum dan konstitusi.

Baca juga: Berkaca Kasus Saiful Mujani: Publik Harus Kritis dan Jangan Reaktif pada Viralitas

Para ahli menilai bahwa masyarakat perlu memahami secara utuh batas antara kritik politik yang sah dan tindakan yang berpotensi melanggar hukum, agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam menilai suatu pernyataan di ruang publik.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved