Minggu, 31 Agustus 2025

Virus Corona

62,2 Persen Pasien Covid-19 di Kota Semarang Sudah Sembuh, Gugus Tugas Kini Fokus di OTG

Kabar baik dari Kota Semarang. Kesembuhan pasien Covid-19 di kota lumpia ini melonjak drastis.

Editor: Hendra Gunawan
Tribunnews/Herudin
Ilustrasi: Petugas medis dengan memakai alat pelindung diri (APD) lengkap melakukan pemeriksaan swab kepada pasien yang telah mendaftarkan diri di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Labkesda Kota Depok sudah bisa melakukan uji PCR (polymerase chain reaction) untuk memeriksa swab lendir para pasien suspect Covid-19, yang selama ini hanya bisa dilakukan di Jakarta. Tribunnews/Herudin 

Pihaknya menghadirkan berbagai kegiatan untuk membuat para pasien selalu bahagia. "Bangun tidur kami ajak senam, peregangan.

Kami juga hadirkan motivator dan psikolog. Sorenya juga ada. Jadi, prinsipnya mereka bahagia. Kami tumbuhkan itu," imbuhnya.
Distribusikan Bantuan

Di sisi lain, Pemkot Semarang terus mendistribusikan bantuan bagi warganya yang terdampak Covid-19. Pemkot minta masyarakat tak perlu khawatir bila saat ini belum menerima bantuan.

Sebab, distribusi bantuan untuk masyarakat terdampak Covid-19 masih berlangsung. Saat ini, bantuan yang rampung didistribusikan bersumber dari Presiden Joko Widodo.

Padahal, seperti yang disampaikan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, ada lima sumber bantuan yang ada dalam skema Pemerintah Kota Semarang.

Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu menerangkan, selain paket bantuan sosial dari Presiden Jokowi, masih ada paket bantuan dari Pemerintah Kota Semarang, Kementerian Sosial Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan swasta non APBD.

"Yang sudah selesai didistribusi itu baru yang dari Pak Presiden, sedangkan untuk yang masih dalam proses untuk bisa sampai ke masyarakat," tutur Hendi.

"Misalnya yang dari Pemerintah Kota Semarang, mulai didistribusikan pada Kamis (7/5). Lalu yang dari Kemensos RI kalau yang April kemarin sudah didistribusikan, kalau yang Mei sedang dalam proses," jelasnya.

Hendi menargetkan distribusi bantuan yang disiapkan untuk Mei 2020 bisa lebih merata ketimbang sebelumnya. Hal itu dikarenakan jumlah paket bantuan yang disiapkan dua kali lebih banyak dibanding sebelumnya.

“Pada April jumlah bantuan sektiar 118 ribu paket, Mei jumlahnya sudah dua kali lipat lebih, yaitu sekitar 339 ribu.

Maka seharusnya ceritanya sudah tidak kurang merata lagi. Sekarang Insya Allah jumlahnya sudah lebih,” tegas Hendi.

"Tapi salah satu kunci pentingnya ada pada peran masyarakat, yaitu untuk bisa aktif mengawal bantuan supaya tidak terjadi duplikasi," tekannya.

Di sisi lain, Hendi berharap ratusan ribu paket bantuan sosial yang disiapkan di Kota Semarang dapat mendorong masyarakat untuk lebih tertib.

"Harapannya ketika kita disiplin, sampai 24 Mei ini bisa selesai. Tapi kalau ditawar terus, ini tidak akan selesai-selesai," tandas Hendi.

"Maka hari ini saya mengajak masyarakat untuk bisa meningkatkan kekompakan, agar yang diupayakan bisa berjalan dengan efektif," pintanya. (Eka Yulianti Fajlin)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Pasien Corona Kota Semarang 62,2% Sembuh, Dinas Kesehatan Fokus Pemantauan Orang Tanpa Gejala

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan