Sabtu, 30 Agustus 2025

Ibadah Haji 2025

Kemenkes: Persiapan Kesehatan bagi Jemaah Haji Lansia Perlu Dukungan Keluarga dan KBIH

Jemah lansia atau lanjut usia selama ibadah haji menghadapi risiko kesehatan yang tinggi.

dok Garuda Indonesia
Pada Sabtu (22/6/2024), yang merupakan hari pertama pelaksanaan Fase Pemulangan Haji 1445/2024, Garuda Indonesia menerbangkan sedikitnya 3.300 jemaah haji untuk kembali ke Indonesia. 

Untuk mengantisipasi masalah kesehatan selama Haji, lansia perlu melakukan beberapa persiapan khusus diantaranya :

1. Pemeriksaan Kesehatan Menyeluruh 

Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah merawat pasien pertama pasca kedatangan kloter pertama jemaah calon haji asal Indonesia.
Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah merawat pasien pertama pasca kedatangan kloter pertama jemaah calon haji asal Indonesia. (dok Kementerian Kesehatan)

Lansia harus menjalani pemeriksaan kesehatan lengkap untuk memastikan mereka memenuhi syarat istitha’ah kesehatan. Pemeriksaan ini meliputi: Kondisi jantung, paru-paru, dan tekanan darah; riwayat penyakit kronis seperti diabetes atau hipertensi serta bagaimana kemampuan fisik untuk menjalani aktivitas ibadah haji.

2. Vaksinasi

Vaksinasi wajib seperti vaksin meningitis, vaksin polio dan vaksin influenza harus dilakukan untuk mencegah penyakit yang umum terjadi selama perjalanan haji.

3. Latihan Fisik

Lansia disarankan untuk melakukan latihan fisik ringan seperti berjalan kaki, senam lansia, atau yoga beberapa bulan sebelum keberangkatan. Latihan ini membantu meningkatkan stamina dan kekuatan fisik.

4. Konsultasi dengan Dokter

Tim Emergency Sektor (TEMS) haji sedang menangani jemaah haji yang mengalami heatstroke. Tim medis ini tergabung dalam Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).
Tim Emergency Sektor (TEMS) haji sedang menangani jemaah haji yang mengalami heatstroke. Tim medis ini tergabung dalam Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). (TRIBUNNEWS.COM/ANITA K WARDHANI)

Dokter akan memberikan rekomendasi obat-obatan yang perlu dibawa selama perjalanan, termasuk obat untuk penyakit kronis dan suplemen untuk menjaga daya tahan tubuh.

5. Pola Makan Sehat

Menjaga pola makan bergizi sebelum keberangkatan sangat penting. Lansia disarankan untuk mengonsumsi makanan kaya protein, vitamin, dan mineral untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

6. Persiapan Mental

Selain fisik, persiapan mental juga penting. Lansia perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi perjalanan panjang dan aktivitas ibadah yang intens. Dukungan emosional dari keluarga sangat membantu.

7. Perlengkapan Khusus

Lansia perlu membawa perlengkapan yang mendukung kenyamanan mereka, seperti: Kursi roda (jika diperlukan), obat-obatan pribadi dan pakaian yang nyaman dan sesuai dengan cuaca di Tanah Suci.

8. Edukasi dan Manasik Haji

Mengikuti manasik haji khusus lansia membantu mereka memahami tata cara ibadah dengan lebih baik dan mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan fisik selama pelaksanaan haji.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan