Ibadah Haji 2025
Keberangkatan Kloter KJT 28 Tutup Layanan Makkah, Ketua PPIH: Layanan Haji Terkonsentrasi di Madinah
Operasional penyelenggaraan haji di Makkah telah berakhir, semua layanan haji akan terkonsentrasi di Kota Madinah.
Penulis:
Lanny Latifah
Editor:
Whiesa Daniswara
"Jarak akomodasi atau hotel paling jauh 4.500 meter dari Masjidil Haram dengan masa tinggal jemaah haji berada di Makkah 32 hari," tutur Muchlis.
3. Layanan Ibadah
Terkait layanan ibadah, Muchlis menjelaskan:
- Sebanyak 99,29 persen jemaah haji regular asal Indonesia melaksanakan haji tamattu’, 0,66 persen haji ifrad, dan 0,04 persen melaksanakan haji qiran.
- Sebanyak 10.141 (4,99 persen) jemaah haji melaksanakan Tarwiyah.
- Sebanyak 34 jemaah mengikuti safari wukuf yang dilaksanakan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan 495 jemaah mengikuti safari wukuf khusus lansia dan disabilitas.
- Sebanyak 77,7 persen jemaah mengambil nafar awal (pulang dari Mina untuk ke Makkah pada 12 Zulhijjah) dan 22,3 persen nafar tsani (pulang ke Makkah pada 13 Zulhijjah).
- Sebanyak 334 jemaah dibadalhajikan, terdiri atas 159 jemaah badal wafat, 175 badal sakit di RS Arab Saudi.
- Sebanyak 8.393 jemaah dan petugas haji membayar dam/hadyu melalui Baznas.
"Sisanya membayar dam melalui Adahi, KBIHU, mukimin, dan melakukan pembayaran dam secara mandiri," terangnya.
4. Layanan Konsumsi
Dari 10 Mei - 2 Juli 2025, kata Muchlis, total ada 14.366.234 boks layanan katering yang didistribusikan kepada jemaah dan petugas haji Indonesia yang terbagi dalam 525 kelompok terbang (kloter).
Jumlah ini di luar layanan konsumsi yang diberikan kepada jemaah haji Indonesia pada 7, 8, 13, 14, dan 15 Zulhijjah, baik dalam bentuk makanan ready to eat (RTE) maupun freshmeal.
(Tribunnews.com/Latifah)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.