UU Pemilu
Parpol Sebut Putusan MK Tak Mengikat, Pakar UI: Ini Ancaman Serius bagi Demokrasi
Titi meminta agar partai politik tidak bermain api dengan merusak legitimasi lembaga yudisial tertinggi.
Penulis:
Mario Christian Sumampow
Editor:
Acos Abdul Qodir
“Demokrasi terbaik adalah ketika pemilu lokal memberi ruang bagi isu daerah. Ketika pemilu nasional disatukan dengan pemilu lokal, yang terjadi adalah narasi nasional mendominasi. Pemisahan ini bisa memperbaiki kualitas demokrasi.”
7. Partai Gerindra - Habiburokhman (Waketum Partai Gerindra, Anggota Komisi III DPR)
“Putusan MK tentu harus kita hormati, tapi jangan sampai pelaksanaannya merusak konsolidasi demokrasi. Kita lihat dulu bagaimana implementasinya nanti secara teknis.”
8. Partai Golkar - Dave Laksono (Anggota Komisi I DPR RI, Fraksi Golkar)
“Putusan MK memang final dan mengikat, tapi perubahan besar seperti ini harus dibarengi kesiapan infrastruktur politik. Kalau tidak siap, ini bisa kontraproduktif.”
Mahkamah Konstitusi
putusan MK
Pemilu terpisah
Pemilu Daerah
pemilu nasional
Titi Anggraini
Google Discover
partai politik
Parpol
UU Pemilu
Wacana Evaluasi Pilkada, Model Asimetris Diusulkan Untuk Efisiensi dan Hindari Konflik Horisontal |
---|
Arteria Dahlan Usul Seluruh Hakim MK Dilaporkan ke Polisi Buntut Hapus Pemilu Serentak |
---|
Mahfud MD Sebut Putusan MK yang Berujung Perpanjangan Masa Jabatan DPRD Inkonstitusional, Tapi Final |
---|
Singgung Evaluasi Total Pemilu, Cak Imin Dukung Pilkada Dipilih DPRD |
---|
Wamendagri: Efisiensi Dalam RUU Pemilu Jangan Sampai Mengorbankan Substansi Demokrasi |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.