Rabu, 10 Juni 2026

HUT & Rakernas PDIP 2026

Pidato Lengkap Megawati Soekarnoputri di Rakernas PDIP, Singgung Bencana dan Imperialisme Modern

Menurut Megawati, sejumlah undang-undang dan regulasi justru membuka ruang bagi eksploitasi alam secara berlebihan. 

Tayang:
Tribunnews.com/Dok. PDIP/ Monang Sinaga
HUT DAN RAKERNAS PDIP - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri saat membuka pidatonya dalam rangka HUT ke-53 dan Rakernas I Tahun 2026 di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/1/2026). Berikut ini pidato lengkap Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam pidato politiknya di perayaan HUT ke-53 Partai sekaligus pembukaan Rakernas. 

Presiden Kelima RI ini mengingatkan seluruh kader PDI Perjuangan agar menjadikan setiap langkah politik sebagai bentuk pengabdian, bukan sekadar upaya meraih kekuasaan.

“Seorang pejuang sejati tidak mengejar popularitas, melainkan tanggung jawab; tidak mencari pujian, melainkan pengabdian,” kata Megawati.

Baca juga: PDIP Resmi Luncurkan Maskot ‘Barata’ di HUT ke-53, Bermakna ‘Menangis dan Tertawa Bersama Rakyat’

Menurut Megawati, politik yang kehilangan dimensi moral akan menjauh dari rakyat dan melupakan tujuan dasarnya sebagai alat untuk memperjuangkan kesejahteraan bersama. 

Oleh karena itu, dia menekankan pentingnya mengembalikan politik pada nilai-nilai gotong royong dan keberpihakan kepada rakyat.

Megawati juga menegaskan bahwa ukuran keberhasilan seorang kader tidak ditentukan oleh banyaknya jabatan yang pernah diduduki. 

Sejarah, kata dia, akan menilai sikap politik seseorang berdasarkan keberpihakannya pada kebenaran ketika menghadapi ujian.

“Sejarah tidak akan bertanya berapa jabatan yang pernah kalian duduki. Sejarah akan bertanya, di pihak siapa kalian berdiri ketika kebenaran diuji,” jelasnya.

Sebagai informasi, dalam rangkaian HUT ke-53 dan Rakernas I ini, DPP PDIP mengusung tema "Satyam Eva Jayate" dengan subtema "Di Sanalah Aku Berdiri, Untuk Selama-lamanya".

Satyam Eva Jayate adalah semboyan berbahasa Sanskerta yang berarti "Kebenaran akan Menang". 

Sementara subtema "Di Sanalah Aku Berdiri, Untuk Selama-lamanya" dikutip dari lagu kebangsaan Indonesia Raya karya W.R. Supratman, yang menggambarkan daya tahan (resilience) yang menyertai kebenaran tersebut.

Rangkaian agenda dimulai dari Pembukaan HUT ke-53 PDIP pada 10 Januari dan dilanjutkan dengan Rakernas hingga 12 Januari 2026. Agenda ini dihadiri oleh pengurus pusat, pengurus daerah (Ketua, Sekretaris, Bendahara) tingkat provinsi/kabupaten/kota, anggota DPR RI Fraksi PDIP, DPRD, serta kepala daerah/wakil kepala daerah dari PDIP

Rakernas ini merupakan tindak lanjut strategis dari hasil Kongres VI PDIP yang dilaksanakan pada Agustus 2025 lalu.

Berikut ini pidato lengkap Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam pidato politiknya di perayaan HUT ke-53 Partai sekaligus pembukaan Rakernas I di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta, Sabtu (10/1/2026).

Baca juga: HUT ke-53 PDI Perjuangan, Megawati Serahkan Potongan Tumpeng kepada Sejumlah Tokoh PDIP

Assalamualaikum Warahmatulahi Wabarakatuh, Salam Damai Sejahtera untuk kita semua, Om Swasti Astu, Namo Budaya, Salam Kebajikan, Rahayu.

Marilah terlebih dahulu kita pekikkan salam nasional kita, Salam Pancasila!!! Merdeka!!!

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved