Jumat, 1 Mei 2026

Ancaman Krisis Energi

Pemerintah Optimalkan WFH untuk ASN hingga Pangkas 70 Persen Perjalanan Dinas Luar Negeri

pemerintah memfokuskan efisiensi di sektor internal pemerintahan melalui optimalisasi pola kerja fleksibel dan pemangkasan biaya operasional.

Tayang:
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
PENERAPAN WFH - Dua orang aparatur sipil negara (ASN) menyelesaikan pekerjaan sementara sejumlah kursi lainnya tampak kosong dan lampu dipadamkan saat hari pertama penerapan work from home (WFH), di salah satu ruangan di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/11/2025). Suasana di kantor Gubernur Jawa Barat ini nampak sepi, sunyi dan sedikit gelap karena sebagian besar ASN menerapkan bekerja dari rumah. Uji coba penerapan WFH ini dilakukan diseluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) non pelayanan sebagai bagian dari upaya efisiensi anggaran. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

Data pendukung memperkuat kebijakan ini. Analisis International Energy Agency (IEA) menunjukkan bahwa pengurangan mobilitas harian melalui kerja fleksibel mampu menekan konsumsi BBM di sektor transportasi hingga 10-30 persen.

Selain itu, laporan dari World Bank mencatat bahwa rendahnya tingkat hunian gedung perkantoran saat WFH berkontribusi pada penghematan penggunaan listrik hingga 20-40 persen.

Dengan demikian, pola kerja fleksibel dianggap sebagai instrumen vital dalam menjaga kedaulatan energi nasional tanpa mengorbankan roda ekonomi masyarakat.

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved