5 Populer Regional: Profil Sekda Sidoarjo Gelar Bukber Ala Bollywood - Polisi Dikeroyok Warga
Fenny Apridawati viral karena bukber mewah, sementara polisi Setyono dikeroyok warga di Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon saat membela istrinya.
Mayat dalam boks putih yang ditemukan warga Kota Medan, Sumatra Utara adalah seorang perempuan muda bernama Rahmadani Siagian (19).
Jasad Rahmadani Siagian ditemukan tanpa busana di dalam boks kontainer di areal perladangan pisang Jl Menteng, Medan Denai, Kota Medan. Jasad perempuan muda itu cuma tertutupi selimut bertuliskan 'OYO' pada Selasa (10/3/2026) lalu.
Pelaku pembunuhan adalah SAN (19) dan dibantu temannnya RS (19) membuang jenazah.
Polrestabes Medan menggelar prarekonstruksi kasus pembunuhan tak jauh dari tempat penemuan jasad Rahmadani yang dibuang di Gang Seroja 3, pada Jumat (13/3/2026).
Dalam prarekontruksi ini, polisi menghadirkan satu dari dua orang tersangka yang sudah ditangkap.
Pria berusia muda itu tampak mengenakan masker dan baju tahanan bertuliskan angka 93.
Terungkap bahwa tersangka SAN memeragakan sejumlah adegan di penginapan OYO yang menjadi lokasi pembunuhan.
Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengungkapkan, ada tiga lokasi prarekonstruksi.
Dari ketiga TKP ini, dua titik berada di penginapan tersebut. Sementara satu titik lainnya merupakan tempat jenazah Rahmadani dibuang.
"Ada tiga titik yang sudah kita jadikan TKP. Pertama di kamar penginapan, kedua di dekat pagar penginapan, dan satu lagi di bantaran sungai tempat korban dibuang," ujar Calvijn.
Dari serangkaian kegiatan penyelidikan didapatkan bukti bahwa aksi keji ini dilakukan oleh tersangka berinisial SAN.
Calvijn mengatakan, tersangka SAN mengakui perbuatannya telah menghabisi nyawa Rahmadani pada Senin (9/3/2026).
5. Bela Istri, Anggota Polisi di Ambon Diduga Dikeroyok 6 Warga, Minta Kasus Diproses hingga Pengadilan
Kasus dugaan pengeroyokan terhadap anggota kepolisian terjadi di kawasan Eri, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.
Korban dalam peristiwa tersebut adalah Bripda Setyono yang bertugas di Bidang Keuangan Polda Maluku.
Peristiwa tersebut diduga melibatkan enam orang warga yang kini telah diamankan oleh pihak kepolisian. Kasus ini saat ini ditangani oleh Polsek Nusaniwe.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden itu bermula ketika korban diduga membela istrinya yang disebut mengalami pelecehan oleh sejumlah warga di lokasi kejadian.
Situasi di lokasi kemudian memanas hingga berujung pada dugaan aksi pengeroyokan terhadap korban.
Bripda Setyono meminta agar perkara tersebut diproses hingga ke persidangan dan tidak diselesaikan melalui jalur damai. Enam orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut telah ditahan sejak 20 Februari 2026.
Namun hingga kini, proses hukum perkara tersebut disebut belum dilimpahkan ke pihak kejaksaan.
Informasi beredar, masa penahanan para tersangka berpotensi diperpanjang.
Perkara ini semakin menjadi perhatian setelah muncul kabar bahwa salah satu pelaku diduga memiliki hubungan keluarga dengan seorang perwira polisi berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) yang bertugas di Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.
Selain itu, korban juga dikabarkan mendapat tekanan agar perkara tersebut diselesaikan secara damai.
(Tribunnews.com)