Benjolan di Payudara Tak Selalu Kanker, Kenali Ciri Aman dan yang Perlu Diwaspadai
Ketika menemukan benjolan di payudara, banyak perempuan langsung panik. Namun menurut ahli, tidak semua benjolan berarti kanker.
Justru karena tidak nyeri, banyak pasien menunda pemeriksaan, sehingga penyakit berkembang diam-diam.
Untuk itu, pemeriksaan payudara mandiri (SADARI) dan pemeriksaan klinis (SADANIS) sangat dianjurkan, terutama bagi perempuan usia produktif.
Baca juga: Bukan Sekadar Turnamen, Pinktober 2025 Gaungkan Deteksi Dini Kanker Payudara
Bila ditemukan benjolan, langkah awal adalah melakukan USG payudara.
Pemeriksaan ini bisa membantu membedakan apakah benjolan bersifat padat (tumor) atau berisi cairan (kista).
Kini, layanan USG payudara sudah tersedia di banyak puskesmas sebagai bagian dari program deteksi dini Kemenkes.
Selain faktor usia, hormon juga berperan besar dalam munculnya benjolan.
Perubahan kadar hormon menjelang menstruasi, misalnya, dapat menyebabkan payudara terasa lebih padat.
Kondisi ini bersifat sementara dan akan hilang setelah siklus haid selesai.
Namun, jika benjolan menetap atau terus membesar, pemeriksaan medis wajib dilakukan.
Dr. Irwan menekankan agar masyarakat tidak menunggu munculnya benjolan baru memeriksakan diri.
Pemeriksaan rutin, katanya, jauh lebih efektif untuk mencegah kanker berkembang.
Pemeriksaan USG dapat mendeteksi tumor berukuran 0,5–1 cm yang belum bisa diraba secara manual.
Karena itu, perempuan disarankan melakukan skrining rutin mulai usia 25 tahun, terutama bila ada riwayat keluarga dengan kanker.
Kementerian Kesehatan RI juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan fasilitas pemeriksaan di puskesmas.
Pemeriksaan dini bukan hanya upaya penyelamatan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap diri sendiri.
“Benjolan tidak selalu berarti kanker, tapi setiap perubahan harus diperhatikan,” pesan dr. Irwan.
Dengan mengenali gejala sejak awal, perempuan dapat melindungi diri dari risiko yang lebih besar, sekaligus menumbuhkan budaya deteksi dini yang masih rendah di Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/DITEKSI-DINI-Kanker-payudara-masih.jpg)