TOPIK
Bentrok di Bima
-
Ketua DPP PKS Bidang Advokasi dan HAM, Aboebakar Alhabsy, mengapresiasi evaluasi internal yang telah dilakukan Inspektorat Pengawasan
-
Belum ada satu pun pihak yang memastikan dimana posisi dua korban tewas saat tertembak apakah di TKP pembubaran aksi massa atau di luar
-
Saat ini tim internal Mabes Polri sudah memeriksa 115 orang, terdiri dari anggota kepolisian dan masyarakat terkait rusuh Bima
-
Tiga anggota kepolisian dianggap melakukan pelanggaran saat bertugas pada pembubaran aksi massa di Pelabuhan Sape, Bima
-
Delian Lubis, aktivis LMND yang ikut bersama dengan masyarakat Bima dalam bentrok yang terjadi itu mengungkap, sikap rakyat Bima adalah
-
Dari 100 personel tersebut sudah ada tiga perwira pengendali di lapangan yang diperiksa, termasuk unsur kepolisian dari Brimob, Reserse, dan Sabara.
-
Sebelumnya polisi sudah membebaskan sembilan dari 47 tersangka kerusuhan Bima, sebab mereka adalah anak-anak dan perempuan
-
LMND, Partai Rakyat Demokratik, dan para pelaku aksi jahit mulut menggelar agenda nonton bareng video kerusuhan di Pelabuhan Sape
-
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak dalam bidang HAM, Imparsial menilai pemerintah gagal menjalankan Undang-Undang Agraria
-
F-PPP) meminta aparat kepolisian yang melanggar standar operasional prosedur (SOP) dalam kerusuhan Bima,
-
pihak kepolisian dianggap tidak kooperatif dalam membantu penyelidikan untuk mencari fakta serta data yang dilakukan oleh Komnas HAM
-
Berdasarkan catatan hasil kerja Kapolri tahun 2011 sudah sepantasnya Presiden SBY mencari pengganti Timur Pradopo
-
Saud mengatakan, pemeriksaan pengawas internal untuk menentukan apakah anggota di lapangan ada yang menyimpang atau tidak
-
Polisi dalam hal ini Kapolri sudah saatnya dievaluasi oleh DPR dan Presiden
-
Dalam aksinya, massa beranggapan Bupati Bima dan Kapolda NTB adalah pihak yang harus bertanggungjawab atas kasus bentrokan di Bima
-
Dalam aksinya puluhan massa menggelar orasi dan mengheningkan cipta sejenak sebagai bentuk duka cita mereka atas tragedi Bima.
-
Saud sendiri belum mengetahui apakah senjata yang menembus dua korban tewas Arif Rahman dan Syaiful menggunakan peluru karet atau peluru tajam
-
Dikatakan Saud, pihaknya akan menggunakan rekaman untuk memeriksa anggotanya yang melakukan aksi kekerasan
-
Menurut catatan KPA, pada 2011 terdapat lebih dari 160 konflik tanah yang dilaporkan
-
onsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mendesak pemerintah untuk membentuk komisi penyelesaian agraria agar konflik
-
Kemudian Saud mengungkapkan ada delapan korban luka berat yang menjalani opname di Rumah Sakit Bima
-
Dua korban tewas dalam pembubaran aksi massa di Pelabuhan Sape, Bima, NTB mengalami luka tembak dari jarak dekat.
-
Kabid Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar, penangguhan penahanan diberikan karena mereka masih remaja dan perempuan
-
Aksi represif aparat kepolisian kembali terulang. Kali ini sikap tersebut terjadi di Solo, saat beberapa aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
-
Politisi PDIP, Ahmad Bashara meminta Presiden SBY untuk mencopot Jendral Polisi Timur Pradopo sebagai Kapolri
-
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (Ketum PBB) MS Kaban mengatakan pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono soal meningkatnya
-
Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie meminta aparat kepolisian harus bertanggung jawab atas tindakan represif aparat kepolisian
-
Klaim MenkumHAM yang menyebut tak ada pelanggaran HAM selama pemerintahan SBY dianggap sebagai pernyataan yang merendahkan martabat
-
Diakui Iwan, kebijakan agraria nasional yang meminggirkan hak-hak rakyat atas tanah dan sumber daya alam bukanlah perkara baru
-
Pada 2011, tercatat 163 konflik agraria yang masuk dalam pembukuan Konsorsium Pembaruan Agraria
© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved