Ibadah Haji 2025
Jelang Puncak Haji di Armuzna, Jemaah Diimbau Jaga Kesehatan, Apa Saja yang Harus Dipersiapkan?
Jemaah diminta melakukan persiapan fisik untuk pelaksanaan kegiatan puncak wuquf di Arafah
Penulis:
Dewi Agustina
Editor:
Eko Sutriyanto
TRIBUNNEWS.COM, JEDDAH - Kepala Bidang Perlindungan Jemaah (Kabid Linjam) Harun Arrasyid mengimbau kepada jemaah haji Indonesia untuk menjaga kesehatan dan tidak memaksakan diri berkegiatan di luar jelang puncak haji 2025 di Armuzna (arafah, Muzdalifah dan Mina).
Jemaah diminta melakukan persiapan fisik untuk pelaksanaan kegiatan puncak wuquf di Arafah.
"Yang perlu kita imbau kepada jemaah haji sekarang tinggal beberapa hari lagi menjelang Armuzna, jaga kesehatan, jemaah jangan memaksakan kegiatan-kegiatan luar karena kondisi disini dan di negara kita berbeda," kata Harun Arrasyid kepada Tim Media Center Haji (MCH 2025) termasuk Tribunnews.com usai sosialisasi kepada PPIH Arab Saudi Daker Bandara, Kamis (22/5/2025) malam di Hotel Al Aseel, Jeddah.
Harun mengatakan tanggal 8 Dzulhijah jemaah haji akan diberangkatkan dari Makkah menuju Arafah.
Jemaah disarankan untuk membawa barang secukupnya dan tidak perlu membawa koper.
Baca juga: 131 Ribu Jemaah Haji Indonesia Sudah Terima Kartu Nusuk, Ini Kegunaannya
"Bawa aja tas tenteng yang isinya, bawa apa yang bisa kita gunakan selama nanti untuk persiapan disana (Armuzna)," kata Harun.
Harun mencontohkan bagi jemaah laki-laki membawa kain ihram dan pakaian ganti ala kadarnya.
Jemaah juga disarankan agar membawa perbekalan makanan secukupnya.
"Nanti bawa perbekalan ala kadarnya, makanan secukupnya atau snack-snack yang bisa diperlukan dalam kegiatan di Muzdalifah di Arafah dan mungkin di Mina," ujarnya.
Bagi jemaah yang membawa barang-barang berharga dan perhiasan saat ke Tanah Suci, Harun mengimbau agar barang tersebut tidak dibawa ke Armuzna.
Sebaliknya dititipkan saja ke pihak hotel.
"Jemaah jadi tak perlu bawa tas besar, barang berlebihan dan barang berharga tentunya seperti uang dan perhiasan, saran kami nanti dititipkan saja di hotel-hotel, nanti disitu pihak hotel akan menyiapkan tempat untuk menitipkan barang-barang jemaah," ujarnya.
Sekilas tentang Mabit di Muzdalifah
Melansir laman bpkh.go.id, Muzdalifah adalah sebuah area terbuka yang terletak di antara Makkah dan Mina, dengan luas sekitar 12,25 km⊃2;.
Daerah ini berdekatan dengan Wadi Muhassir, sebuah lembah yang tidak termasuk dalam wilayah Muzdalifah.
Lembah Muhassir berada di antara Mina dan Makkah, dan dikenal dalam sejarah sebagai tempat di mana Allah menghancurkan pasukan bergajah Raja Abrahah yang berniat menyerang Kabah.
Ibadah Haji 2025
Kepala BP Haji: Isu Kesehatan Jemaah Haji Indonesia jadi Sorotan Arab Saudi |
---|
Kepala BP Haji Pastikan Belum Minta Tambahan Kuota Haji dari Pemerintah Arab Saudi |
---|
ICW Laporkan Dugaan Korupsi Haji 2025: Diduga Ada ASN Lakukan Pungli Makanan, Negara Rugi Rp251 M |
---|
Update 3 Jemaah Haji Hilang: Kemenag Intensifkan Pencarian Koordinasi dengan Arab Saudi |
---|
3 Jemaah Haji Lansia Hilang Sejak Mei, Timwas DPR Desak Pemerintah Segera Temukan |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.