Minggu, 31 Agustus 2025

Konflik Palestina Vs Israel

Pawai Drone Hizbullah Hancurkan Galilea Atas, Israel Bombardir Naqoura-Tayr Harfa Pakai Bom Fosfor

Kerusakan signifikan pada pemukiman Yahudi Israel di bagian utara terjadi setelah serangan drone Hizbullah.

khaberni
Sistem pertahanan udara Israel, Iron Dome mencegat rudal yang diluncurkan gerakan milisi Hizbullah dari Lebanon selatan ke wilayah utara Palestina yang diduduki. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pemukim Yahudi di Israel Utara dilaporkan terluka parah setelah serangan drone bunuh diri yang diluncurkan dari Lebanon di Galilea Barat, Kamis (11/7/2024).

Tentara pendudukan Israel (IDF) mengkonfirmasi sejumlah pesawat tak berawak yang diluncurkan dari Lebanon selatan di jatuh menghantam wilayah pendudukan utara Palestina yang diduduki.

Baca juga: Minta Petempur Hizbullah Bersiap Kemungkinan Terburuk, Nasrallah Kirim Aba-aba ke Netanyahu-Israel

Adapun gerakan perlawanan Hizbullah Lebanon melaporkan kalau mereka telah menyerang dua Markas militer Israel dengan serangan sejumlah drone.

Media Ibrani melaporkan bahwa seseorang terluka parah di daerah Al-Kabri, sebelah timur Nahariya, akibat pemboman baru-baru ini dari Lebanon.

Radio Ibrani mengatakan kalau serangan dan pemboman baru-baru ini dari Lebanon mengakibatkan kerusakan besar di kota Al-Kabri di Galilea Atas.

Sirene terdengar di Galilea Atas setelah pesawat tak berawak menyusup dari Lebanon selatan.

Sementara itu, Hizbullah mengumumkan peluncuran serangan dengan satu skuadron drone ke markas besar batalion artileri Divisi 146 IDF , di selatan daerah Kabri di wilayah utara Palestina yang diduduki.

Hizbullah juga mengatakan kalau mereka mengebom peralatan teknis baru di situs Al-Malikiyah. Hizbullah mengklaim serangan mengenai sasaran mengenai secara langsung.

Milisi perlawanan Lebanon tersebut juga mengebom kumpulan tentara pendudukan di sekitar situs Hanita dengan senjata roket anti-personel.

Kebakaran di Lebanon

Di Lebanon selatan, artileri pendudukan Israel mengebom sekitar kota Naqoura dan Tayr Harfa, menurut Al Jazeera.

Sebaliknya, Kantor Berita Lebanon mengatakan, pinggiran kota Alma al-Shaab menjadi sasaran penembakan artileri Israel, yang menyebabkan terjadinya kebakaran di hutan dan kebun zaitun.

Laporan itu menambahkan kalau penembakan bom fosfor putih menargetkan pinggiran selatan dan timur kota Mays al-Jabal, dan sejumlah rudal pencegat meledak di wilayah udara kota Mays al-Jabal dan sekitarnya.

Kepulan asap mengepul selama pemboman Israel di desa Khiam di Lebanon selatan dekat perbatasan dengan Israel pada 23 Juni 2024.
Kepulan asap mengepul selama pemboman Israel di desa Khiam di Lebanon selatan dekat perbatasan dengan Israel pada 23 Juni 2024. (RABIH DAHER/AFP)

Sejak tanggal 8 Oktober lalu, faksi-faksi Lebanon dan Palestina di Lebanon – terutama Hizbullah – telah saling melakukan pemboman dan kontak senjata setiap hari dengan tentara Israel di Garis Biru perbatasan kedua negara.

Langkah Hizbullah menyerang Tentara IDF di front Utara ini dinyatakan untuk mendukung perjuangan milisi Palestina di Jalur Gaza, menyebabkan ratusan orang tewas dan terluka.

Dalam beberapa minggu terakhir, eskalasi antara Tel Aviv dan Hizbullah meningkat, meningkatkan kekhawatiran akan pecahnya perang habis-habisan, terutama ketika tentara mengumumkan persetujuannya atas rencana operasional serangan skala besar di Lebanon.

Strategi Buta dan Tulikan Sistem Pengawasan IDF

Halaman
12
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan