Sabtu, 30 Agustus 2025

Konflik Iran Vs Israel

Putin Ogah Tanggapi Rencana Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Khamenei

Ketika ditanya wartawan tentang reaksi Rusia jika Israel membunuh Khamenei dengan bantuan AS, Putin enggan menjawab.

Kantor Presiden Rusia
PUTIN HADIRI RAPAT - Foto diambil dari Kantor Presiden Rusia, Kamis (19/6/2025), memperlihatkan Presiden Rusia Vladimir Putin hadir dalam pertemuan untuk membahas parameter utama rancangan Program Persenjataan Negara tahun 2027–2036 pada 11 Juni 2025. Vladimir Putin pada Kamis (19/6/2025) menolak untuk membahas rencana Israel dan Amerika Serikat (AS) ingin membunuh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. 

TRIBUNNEWS.COM, ST PETERSBURG - Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (19/6/2025) menolak untuk membahas rencana Israel dan Amerika Serikat (AS) ingin membunuh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Putin kemudian menegaskan bahwa rakyat Iran saat ini sangat bersatu mendukung kepemimpinan Teheran.

Baca juga: Ayatollah Ali Khamenei Disebut Tunjuk Abdolrahim Mousavi Sebagai Pengganti Mohammad Bagheri

Sebagai informasi, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam wawancaranya dengan ABC News pada Senin (16/06/2025) secara terbuka menyatakan bahwa terbunuhnya Ayatollah Ali Khamenei dapat mengakhiri perang yang sedang berlangsung antara Israel dan Iran.

Netanyahu juga menyebutkan kalau serangan militer Israel memungkinkan terjadinya perubahan rezim di Iran.

Baca juga: Ayatollah Ali Khamenei : Houthi Yaman Bertindak Secara Independen, Peringatkan Terhadap Tindakan AS

Senada dengan sekutunya, Presiden AS Donald Trump pada Selasa (17/06/2025) juga menuliskan di platform Truth Social bahwa AS tau dimana Khamenei bersembunyi, namun Washington tidak akan membunuh Pemimpin Tertinggi Teheran itu setidaknya untuk saat ini.

Ketika ditanya wartawan tentang reaksi Rusia jika Israel membunuh Khamenei dengan bantuan AS, Putin enggan menjawab.

"Saya bahkan tidak ingin membahas kemungkinan ini. Saya tidak ingin."

Namun, setelah didesak, Putin mengungkapkan kalau dirinya telah mendengar informasi tentang kemungkinan pembunuhan Khamenei, tetapi ia menolak untuk membahasnya lebih lanjut.

‘’Kami melihat bahwa hari ini di Iran, dengan semua kompleksitas proses politik internal yang terjadi di sana... bahwa ada konsolidasi masyarakat terhadap kepemimpinan politik negara,” kata Putin kepada para editor media berita di kota St. Petersburg, Rusia utara.

Putin kemudian menyerukan agar semua pihak yang terlibat mencari cara untuk mengakhiri konflik atau permusuhan.

Ia mengusulkan solusi untuk mengakhiri perang yaitu dengan cara memberikan hak bagi Iran untuk mengembangkan energi nuklir yang damai, dan menjamin hak keamanan bagi Israel sebagai negara Yahudi.

Adapun pernyataan tersebut Putin sampaikan di tengah spekulasi global tentang apakah AS akan bergabung dengan Israel untuk menyerang situs nuklir dan rudal Iran.

Putin mengungkapkan kalau ia telah berkomunikasi dengan Trump dan Netanyahu untuk menyampaikan usulan dan gagasan Rusia mengenai penyelesaian perang yang sedang berlangsung, sembari menekankan kalau Iran memiliki hak untuk mengembangkan dan menggunakan energi nuklir.

Baca juga: Israel Berencana Membunuh Ayatollah Ali Khamenei, Donald Trump Menolak Rencana Israel Tersebut

Ditanya wartawan tentang kemungkinan perubahan rezim di Iran, Putin mengatakan kalau sebelum mengambil tindakan apapun, seseorang harus mempertimbangkan tujuan utama dapat tercapai.

Ia menyebutkan bahwa fasilitas pengayaan uranium bawah tanah Iran masih utuh. 

Halaman
12
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan