Kamis, 23 April 2026

Dugaan Korupsi di Kemendikbud

Pengunjung Sidang Tepuk Tangan saat Eks Dirjen Kemdikbudristek Sebut Integritas Nadiem Sangat Kuat

Hamid menyampaikan, Nadiem tidak pernah memerintahkannya untuk melakukan suatu hal yang melanggar hukum.

Tribunnews.com/Ibriza Fasti Ifhami
SIDANG NADIEM MAKARIM - Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook, di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (19/1/2026). Para pengunjung sidang bertepuk tangan saat Mantan Plt Dirjen PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbudristek, Hamid Muhammad, menyampaikan integritas Nadiem semasa menjadi menteri sangat kuat. 

Ringkasan Berita:
  • Eks Plt Dirjen PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbudristek, Hamid Muhammad bersaksi dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook, di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat
  • Hamid Muhammad, mengakui integritas Nadiem Makarim sebagai Mendikbudristek
  • Hamid menyampaikan, Nadiem tidak pernah memerintahkannya untuk melakukan suatu hal yang melanggar hukum

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Eks Plt Dirjen PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbudristek, Hamid Muhammad, mengakui integritas Nadiem Makarim sebagai Mendikbudristek sangat kuat.

Hal itu disampaikan Hamid saat bersaksi dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook, di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (19/1/2026).

Baca juga: Eks Dirjen Kemendikbud Era Nadiem Akui Pernah Terima Uang Rp 75 Juta dari Terdakwa Kasus Chromebook

Pantauan Tribunnews.com di ruang sidang sekira pukul 14.30 WIB, jaksa penuntut umum dan penasihat hukum terdakwa telah melemparkan pertanyaan-pertanyaan kepada saksi Hamid.

Selanjutnya, giliran terdakwa Nadiem Makarim untuk mengajukan pertanyaan kepada saksi.

Baca juga: Momen Nadiem Makarim Tersenyum Saat Melihat Foto yang Ditunjukkan Istrinya Jelang Sidang Chromebook

Nadiem mulanya menanyakan kepada Hamid mengenai hal yang pernah disampaikan Hamid kepadanya, saat acara perpisahan untuk Nadiem Makarim usai lepas jabatan sebagai Mendikbudristek.

"Apakah Pak Hamid ingat setelah kita baru mau berpisahan, apakah Pak Hamid ingat menyebut kepada saya, Pak Hamid bilang ke saya 'saya belum pernah bekerja untuk menteri dimana saya melihat begitu banyak perubahan positif untuk Indonesia'. Pak Hamid ingat enggak menyebut itu ke saya?" tanya Nadiem.

"Ya saya ingat," jawab Hamid.

"Boleh saya tanya, kenapa Pak Hamid bilang itu ke saya?" tanya Nadiem.

"Pertama, karena di masa pandemi yang begitu sulit, kita masih bisa mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang sangat signifikan. Bahkan ada 26 kebijakan yang itu bisa dilaksanakan dengan baik, intinya," kata Hamid.

Selain itu, menurut Hamid, pada era Mendikbudristek Nadiem Makarim, pelatihan guru yang biasanya dilakukan secara tatap muka dan membutuhkan biaya yang cukup besar itu pada akhirnya digelar dengan menggunakan akses internet dan tanpa biaya.

Hamid kemudian menyampaikan, Nadiem tidak pernah memerintahkannya untuk melakukan suatu hal yang melanggar hukum.

"Boleh saya tanya Pak Hamid. Dari 11 menteri yang Pak Hamid pernah mengalami, siapa menteri yang menurut Pak Hamid punya integritas tertinggi?" tanya Nadiem.

"Saya tidak bisa menjawab itu, Pak," jawab Hamid.

Baca juga: Senyum Kuasa Hukum Nadiem Makarim saat Jaksa Berikan Salinan Laporan BPKP

"Apakah saya pernah meminta Pak Hamid melakukan apapun yang melawan hukum?" tanya Nadiem kembali.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved