TOPIK
Dewan Pengawas KPK
-
Selain itu, Ujang menyebut, Dewan Pengawas KPK haruslah orang yang berintegritas, memiliki moralitas tinggi, berpengalaman, dan profesional.
-
"Belum ada kepastiannya. Kalau sudah pasti saja baru bisa berkomentar," kata Gayus Lumbuun
-
Indonesia Corruption Watch (ICW) mengkhawatirkan ada upaya intervensi Jokowi lewat Dewas KPK.
-
"Saya sedang tak nyaman membicarakan masalah ini," kata Guru Besar Hukum Pidana Universitas Gajah Mada Marcus Priyo Gunarto
-
Menurut dia, pembentukan Dewan Pengawas (Dewas) tidak akan dapat menyelamatkan komisi anti rasuah dari kondisi tersebut.
-
Jelang pengumuman & pelantikan, beredar nama-nama Dewan Pengawa KPK via WhatsApp, Gayus Lumbun hingga Budiman TR.
-
Jika selalu ditutup-tutupi dan terkesan rahasia justru komitmen presiden Jokowi terhadap pemberantasan korupsi perlu dipertanyakan
-
Menteri Sekretariat Negara, Pratikno, mengungkapkan pengumuman nama-nama Dewan Pengawas (Dewas) KPK akan dilakukan pada 20 Desember 2019.
-
Kini beredar di media sosial Whatsaap sejumlah nama yang disebut-sebut masuk dalam susunan Dewas pilihan Presiden Jokowi.
-
Kini beredar di media sosial Whatsaap sejumlah nama yang disebut-sebut masuk dalam susunan Dewas pilihan Presiden Jokowi.
-
Jazilul Fawaid meyakini Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memilih orang yang tepat untuk menjadi Dewan Pengawas KPK.
-
Taufik Basari meyakini Dewas KPK yang dipilih oleh Presiden Jokowi tetap dapat independen dalam menjalankan tugasnya.
-
Pegiat Antikorupsi, Saor Siagian meyakini ada tiga kriteria mutlak yang harus dimiliki Dewan Pengawas (Dewas) saat di KPK nanti.
-
Mahfud MD mengatakan nama-nama yang sudah berada di tangan Presiden Jokowi tersebut adalah orang-orang baik.
-
Paling tidak, kata Yenti, lima anggota Dewan Pengawas KPK pasti memahami pemberantasan dan pencegahan korupsi serta tata kelola KPK.
-
Mahfud MD mengatakan nama-nama yang sudah berada di tangan Presiden Jokowi tersebut adalah orang-orang baik.
-
Apalagi Jokowi menyatakan sudah menyelesaikan susunan lima anggota Dewan Pengawas KPK periode 2019-2023.
-
Presiden Jokowi menjelaskan penyusunan dewan pengawas KPK telah selesai, dan akan diumumkan segera
-
Presiden Jokowi menyebut telah menyelesaikan susunan lima anggota Dewan Pengawas KPK periode 2019-2023.
-
Penunjukkan Dewan Pengawas ini menurut Hinca, sangat menentukan masa depan pemberantasan korupsi di Negeri ini.
-
Maruf Amin mengatakan semua keputusan mengenai dewan pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berada di tangan Presiden Jokowi.
-
Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Buya Syafii Maarif menolak menjadi Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi
-
Presiden Joko Widodo (Jokowi) jangan memilih orang asal-asalan untuk mengisi Dewan Pengawas KPK.
-
Pratikno melanjutkan perintah Presiden Jokowi kepada dirinya soal Dewan Pengawas KPK sangat jelas yakni cari orang-orang terbaik untuk mengoptimalkan
-
Politisi Partai Demokrasi Indonesia perjuangan (PDIP) Arteria Dahlan menyampaikan pendapatnya tentang masa depan dewan pengawas (Dewas) KPK.
-
"Rumornya ada (nama-nama itu) tapi belum tahu ya. Presiden sedang menyeleksi," ucap Maruf Amin
-
Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan dilantik bulan Desember mendatang secara langsung oleh Presiden Jokowi, apa saja tugasnya?
-
"Saya kira masyarakat tidak perlu takut adanya Dewas KPK. Biarkan badan ini bekerja dulu
-
Fadjroel Rahman angkat bicara terkait pemilihan anggota Dewan Pengawas KPK. Ia tegaskan bekas terpidana tak bisa menjabat anggota Dewan Pengawas KPK.
-
Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman mengatakan, ketentuan tersebut sesuai dengan pasal 37 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.
© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved